Ahok Trending Karena Lakukan Efisiensi, Bukan Kelebihan Bayar

ONEINNEWS.COM - Tadi pagi ketika saya membuka Twitter, nama Ahok menjadi trending. Lalu saya lihat apa yang terjadi. Ternyata Ahok mengumum...



ONEINNEWS.COM - Tadi pagi ketika saya membuka Twitter, nama Ahok menjadi trending. Lalu saya lihat apa yang terjadi. Ternyata Ahok mengumumkan penghapusan fasilitas kartu kredit bagi dewan direksi, komisaris dan manajer di Pertamina.

Kebijakan penghapusan kartu kredit ini menjadi salah satu yang dibicarakan dalam rapat umum pemegang saham alias RUPS Pertamina kemarin.

Sejak RUPS kemarin, Ahok menegaskan program kartu kredit khusus untuk pejabat Pertamina dilarang. "Kemarin saya sudah sampaikan di RUPS. 'Mulai hari ini tidak boleh makai kartu kredit perusahaan lagi', segera ditutup dan kembalikan," kata Ahok dengan tegas.
 
Ahok mengatakan fasilitas kartu kredit ini memiliki potensi penyalahgunaan yang besar. Pemakaiannya bisa tidak tepat sasaran. Dan juga, fasilitas ini tak memiliki dampak untuk memajukan kinerja perusahaan. "Kontrol dari kemungkinan pemakaian yang tidak tepat sasaran dan tidak ada hubungannya dengan memajukan kinerja perusahaan," kata Ahok.

Ya, bukan saja tidak memiliki kaitan dengan kinerja dan kemajuan perusahaan, tapi juga pemborosan. Apalagi kalau pemakaiannya tidak tepat dan sembarangan, pemborosan menjadi lebih besar. Ingat, Ahok terkenal ketat soal anggaran. Bagi yang tidak senang, akan menganggap dia sangat pelit dan kejam.

Ketika ditanya apa saja potensi pemakaian kartu kredit yang tidak tepat, Ahok tidak menjawab. Dia meminta agar ditanyakan ke direksi.

Menurut Ahok, bahkan perusahaan besar seperti Astra tidak pernah memiliki fasilitas semacam ini. Yang jelas, Ahok menegaskan pihaknya saat ini ingin merapikan semua pengeluaran, jangan sampai ada pemborosan. "Swasta model Astra aja tidak pernah diberikan kartu korporasi. Semua sedang dirapikan pengeluaran uang," kata Ahok.

Ingat Ahok, ingat penghematan. Jarang ada pejabat yang berani seperti ini.

Nah, sekarang kita sudah paham, mungkin juga sudah banyak yang mulai paham kenapa Ahok sangat tidak disukai sebagian orang. Sebagian yang kenyamanannya terganggu. Sebagian yang suka main belakang. Sebagian yang suka pesta pora dan melakukan pemborosan.

Penghapusan fasilitas kartu kredit sedikit banyak pastinya membuat sebagian orang kecewa bukan? Fasilitas yang sudah lama berjalan, nyaman dan enak dipakai, akhirnya hilang gara-gara Ahok.

Bayangkan saja, Ahok mengaku sendiri, sebagai Komisaris Utama Pertamina, besaran limit kartu kredit yang dia terima sebagai salah satu fasilitas perusahaan mencapai Rp 30 miliar. Nilai itu dianggap terlalu besar dan menimbulkan pemborosan. Ahok bertanya-tanya, untuk apa limit sebesar itu?

Itu baru satu orang. Belum lagi anggota komisaris lainnya, seperti dewan direksi, manajer, hingga senior vice president. Meski tidak diketahui besaran limit masing-masing posisi jabatan, tapi bisa kita bayangkan berapa ratus miliar limit kartu kredit untuk mereka semua?

Ahok sebenarnya sudah meminta data pemakaian kartu kredit yang digunakan para pejabat sejak tahun lalu. Tapi sampai sekarang laporan itu tidak pernah dia terima.

Satu pertanyaan, tagihan kartu kredit siapa yang bayar? Ok kalau mau bilang bayar pakai duit sendiri. Apakah ada yang sampai puluhan miliar gaji dan tunjangannya? Kalau tidak ada, andaikan pemakaian mencapai limit maksimal, siapa yang bayar? Apakah pakai APBN atau duit perusahaan?

Kalau merujuk pada pernyataan Ahok yang ada potensi penyalahgunaan, tentu saja ini merugikan perusahaan sehingga Ahok memilih untuk menghapus fasilitas ini. Artinya ada potensi atau bahkan terjadi pemborosan.

Ahok memang top soal satu ini.

Makanya saya sering katakan kenapa gaya Ahok ini membuat banyak orang tidak senang. Ahok terkenal bisa merusak kenyamanan orang dalam arti positif. Positif artinya menyelematkan uang rakyat jika memang diperlukan dan benar sesuai aturan.

Itulah hebatnya seorang Ahok. Konsisten tegakkan aturan, tidak ada kompromi dan tapi-tapian. Tegas dan komitmen dalam hal efisiensi anggaran. Hal ini sangat ditakuti beberapa orang.

Makanya jangan heran, Ahok selalu berhasil membuat sebagian orang kebakaran jenggot. Ketika Ahok dirumorkan akan mengisi jabatan tertentu, pasti ada yang panik dan ribut. Alasan mereka adalah pernah dipenjara, penista agama, mulut sampah, tukang marah dan tidak seiman.

Tapi semua itu omong kosong. Yang benar adalah, dia tukang pangkas anggaran. Tukang babat pemborosan. Dan ini yang sangat tidak disukai. Terbalik dengan gubernur di ibu kota itu. Ada istilah kelebihan bayar pula, hahaha.

Bagaimana menurut Anda?




S: Xhardy


Nama

Berita,1649,Internasional,131,kesehatan,4,Nasional,1562,O,4,OPINI,19,Pilihan Editor,4,Religi,2,
ltr
item
ONEinNews.com : Ahok Trending Karena Lakukan Efisiensi, Bukan Kelebihan Bayar
Ahok Trending Karena Lakukan Efisiensi, Bukan Kelebihan Bayar
https://1.bp.blogspot.com/-ZZ1sMmicE5k/YMmm6Wq1-BI/AAAAAAAAO4M/T1G0Aei_kRkhA6LiQ1uMb5P-UhpmEjAogCLcBGAsYHQ/w640-h350/Screenshot_2021-06-16-14-21-43-41.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ZZ1sMmicE5k/YMmm6Wq1-BI/AAAAAAAAO4M/T1G0Aei_kRkhA6LiQ1uMb5P-UhpmEjAogCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h350/Screenshot_2021-06-16-14-21-43-41.jpg
ONEinNews.com
https://www.oneinnews.com/2021/06/ahok-trending-karena-lakukan-efisiensi.html
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/2021/06/ahok-trending-karena-lakukan-efisiensi.html
true
779480630151985486
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy