Panik, Haikal Hassan Mulai Ngeles, Tapi Kabarnya Mau Dilaporkan

ONEINNEWS.COM - Haikal Hassan tampaknya akan diberi pelajaran keras karena sudah keterlaluan. Salah satunya adalah soal pembatalan haji yan...



ONEINNEWS.COM - Haikal Hassan tampaknya akan diberi pelajaran keras karena sudah keterlaluan. Salah satunya adalah soal pembatalan haji yang kemudian dia hapus. Artinya dia tahu dia salah dan takut karena akan jadi masalah di kemudian hari.

Kabarnya orang ini akan dilaporkan karena cuitannya tersebut.

Ketua Cyber Indonesia, Muannas Alaidid, kabarnya hari ini resmi melaporkan Haikal Hassan, informasi ini kami dapatkan dari cuitan di akun Twitter Muannas sendiri.
 
“Cyber Indonesia besok senin putuskan akan resmi laporkan haikal hasan karena ini delik umum, entah sdh ke berapa laporan thdnya dibuat, kali ini soal dugaan menyebarkan berita bohong dan SARA tweet haji yg berakibat kegaduhan ditengah masyarakat. Mohon dukungan!” katanya.

Memang ada beberapa orang lagi yang memainkan narasi yang mirip dan harusnya dilaporkan juga. Tapi Haikal ini bisa jadi contoh pertama dan sebagai warning kepada gerombolan sakit hati yang mulutnya sangat kurang ajar.

Kalau memang dilaporkan, semoga tidak berhenti di permintaan maaf dan materai saja.

Haikal Hassan baru-baru ini juga membuat dua cuitan untuk membela diri.

"Apakah di mata Saudi kita dekat negara RRC jadi diblok? Apakah di mata Saudi zalim ke HRS? Apakah dimata mrk gak ada dana? Apakah ini murni karena kesehatan (masih rawan covid) jadi diblok? Kan begitu membaca nya. Ternyata bukan, belum resmi, lalu minta maaf. Kok buzzer marah2?" katanya.
 
"Saya kritik pemerintah saudi Arabia kok negara kita tidak boleh pergi haji.... Sebab apa pemerintah saudi memblok negara kita.... Ternyata pemerintah saudi belum resmi mengumumkan... Lalu saya minta maaf... Kok buzzer marah?" begitu cuitan keduanya.

Coba bandingkan dengan cuitan yang pertama, yang sudah dia hapus.

"Baru pertama kali terjadi sejak ada NKRI di mana warganya TIDAK bisa pergi haji. Apakah karena faktor terlalu dekat dengan RRC? Apakah karena kezaliman thd HRS? Apakah karena dana haji dipaksa dipakai? Apakah MURNI alasan kesehatan? Apakah menunggu pengadilan akhirat saja?"

Dari sini aja sudah jelas beda banget cuitan pertama dengan cara Haikal ngeles.

Dia membela diri dengan mengatakan dia mengkritik pemerintah Arab Saudi. Ini pembelaan yang bodoh sekali.

Arab Saudi melihat Indonesia dekat RRC makanya diblok? Gak lucu.

Bagi yang masih belum pikun, pasti tahu saat Raja Salman berkunjung ke Indonesia tahun 2017 lalu. Dia datang bertemu Presiden Jokowi lalu lanjut liburan ke Bali.

 Dalam pertemuan tersebut, tercapai kesepakatan investasi Arab Saudi di Indonesia sebesar $6 miliar, sedangkan investasi Arab Saudi di Cina sebesar $65 miliar, atau 10 kali lipat. 

Pakai logika deh, Arab Saudi lebih dekat dengan Cina atau Indonesia? Memangnya Arab Saudi tidak invetasi di sana? Benci Cina? Lagian terlalu bodoh kalau sebuah negara memblok negara lain karena satu orang pengecut yang cuma berani bersembunyi di balik pendukungnya.

Lagipula dia juga menyebut pertama kalinya sejak ada NKRI, haji dibatalkan. Padahal sebelumnya sudah pernah tiga kali dibatalkan karena agresi militer Belanda. Lagipula di cuitan yang dihapus, tidak ada menyebut Arab Saudi. Jelas sekali niatnya itu adalah menyerang pemerintah. Niatnya sungguh licik, memframing agar masyarakat membenci dan mengutuk pemerintah.

Kalau orang ini tidak dilaporkan dan ditindak tegas? Mau biarkan dia merajalela seenak jidat sampai kapan? Buktinya sudah jelas, cuitannya dihapus. Kalau mau ngeles, ngapain dihapus? Kalau dihapus, pasti karena panik. Kalau merasa benar, harusnya konsisten dengan cuitan itu. Tetap teguh.

Sepertinya karmanya sudah masak, dan siap dipanen. Kalau dia dilaporkan, karena memang sudah waktunya. Terlalu banyak narasi jahat yang sudah disebarkan untuk merusak negara ini, entah demi nafsu kebenciannya terhadap pemerintah atau karena ada niat lain. Enak banget, bikin ribut, lalu dengan mudahnya hapus cuitan, minta maaf dan kemudian ngeles salahkan Buzzer. Ini sama sekali tidak ada niat untuk menyesal, hanya sekadar ingin lolos dari masalah. Tipikal kelompok sebelah yang keras kepala dan tidak bisa dibina.

Isu sensitif dipermainkan untuk membuat keributan. Ini tak bisa dimaafkan. Tindak tegas aja lah.

Bagaimana menurut Anda




S: Xhardy


Nama

Berita,1649,Internasional,131,kesehatan,4,Nasional,1562,O,4,OPINI,19,Pilihan Editor,4,Religi,2,
ltr
item
ONEinNews.com : Panik, Haikal Hassan Mulai Ngeles, Tapi Kabarnya Mau Dilaporkan
Panik, Haikal Hassan Mulai Ngeles, Tapi Kabarnya Mau Dilaporkan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbxuh064peinzXyyk4a8zUq5Z0SRFX7uSzioAKOoV9uWRRTTDDNHK9SLminO-prOh4l6niKa7Gbbk-q92jJPk5Acb6H17IH6Q-vpq10H3DjIi-GogQmu2CpXU62KkYATNqrCLAJ9PNM0j7/w640-h0/qh29iC1wmL-feature.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbxuh064peinzXyyk4a8zUq5Z0SRFX7uSzioAKOoV9uWRRTTDDNHK9SLminO-prOh4l6niKa7Gbbk-q92jJPk5Acb6H17IH6Q-vpq10H3DjIi-GogQmu2CpXU62KkYATNqrCLAJ9PNM0j7/s72-w640-c-h0/qh29iC1wmL-feature.jpeg
ONEinNews.com
https://www.oneinnews.com/2021/06/panik-haikal-hassan-mulai-ngeles-tapi.html
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/2021/06/panik-haikal-hassan-mulai-ngeles-tapi.html
true
779480630151985486
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy