Senjata Makan Tuan, Rizieq Shihab Megap-Megap Dikuliti Jaksa

ONEINNEWS.COM - Bagaimana rasanya ketika Anda hanya bisa duduk diam di kursi pesakitan, mendengar tanpa bisa menyanggah atau menghentikan k...



ONEINNEWS.COM - Bagaimana rasanya ketika Anda hanya bisa duduk diam di kursi pesakitan, mendengar tanpa bisa menyanggah atau menghentikan karena dibatasi aturan, atas sebuah perkataan atau kalinat seseorang yang ditujukan ke kita dengan nada yang tajam, beraroma dendam, mempermalukan dihadapan banyak orang dengan nada mengiris sadis.

Dan yang lebih menyakitkan kata atau kalimat yang terlontar sebetulnya adalah kalimat milik kita sendiri yang sebelumnya dengan membabi buta kita semburkan kepada pihak lain. Tapi oleh yang bersangkutan dipungut, disimpan lalu digunakan senjata, dikembalikan kepada kita tanpa kenal ampun hingga megap-megap dibuatnya.

Senjata makan tuan mungkin itu kalimat yang pantas kita sematkan atas apa yang terjadi pada Rizieq Shihab. Pentolan FPI yang sejak zaman baheula konsisten bikin gaduh di republik ini. Jaksa dengan sangat elegant dan meyakinkan menguliti Rizieq Shihab.


 
Seperti yang dilangsir oleh berbagai media. Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menggelar sidang lanjutan kasus hasil tes swab di RS Ummi Bogor, atas terdakwa Muhammad Rizieq (MRS) bersama menantunya, Hanif Alattas, dan Dirut RS Ummi Andi Tatat.

Sidang yang digelar pada Senin (14/6/2021) hari ini beragendakan pembacaan replik atau tanggapan jaksa penuntut umum (JPU) atas pleidoi para terdakwa.

Dalam repliknya, jaksa menyoroti perkataan Rizieq Shihab yang dinilai kasar dan tidak sesuai norma, yang disampaikannya dalam pleidoi.

Jaksa menilai perkataan tersebut tidak patut atau tidak layak disampaikan siapapun dalam persidangan.

"Tidak perlu mengajukan pembelaan dengan perkataan yang melanggar norma bangsa, dengan kata-kata yang tidak sehat yang mengedepankan emosional apalagi menghujat," kata jaksa dalam ruang sidang.

Perkataan Rizieq yang menjadi fokus jaksa adalah saat mantan dedengkot FPI itu menuding jaksa berotak penghasut, tak ada rasa malu, culas (curang), hingga licik.

Rizieq Shihab juga menyebut jaksa menjijikkan, dirasuki iblis, dan meresahkan.

"Tak ada rasa malu, menjijikkan, culas, dan licik sebagaimana 40, 42, 43 46, 108, 112."

"Sudah biasa berbohong manuver jahat, ngotot, keras kepala, iblis mana yang merasuki, sangat jahat dan meresahkan, sebagaimana pleidoi, tanpa filter," beber jaksa.

Pernyataan Rizieq yang juga disorot oleh jaksa adalah saat terdakwa menyebut jaksa hanya dijadikan alat oligarki.


 
Jaksa dalam repliknya mengatakan, hal tersebut tidak sepantasnya diungkapkan siapapun dalam muka persidangan.

"Kalimat-kalimat seperti inilah dilontarkan terdakwa, dan tidak seharusnya diucapkan yang mengaku dirinya berakhlakul karimah, tetapi dengan mudahnya terdakwa menggunakan kata-kata kasar sebagaimana di atas," papar jaksa.

Atas dasar itu, jaksa menyatakan status Rizieq Shihab yang juga merupakan tokoh masyarakat, serta dinobatkan sebagai imam besar, hanyalah isapan jempol.

"Ternyata yang didengung-dengungkan sebagaimana imam besar hanya isapan jempol belaka," kata jaksa.

Jaksa nyaris mengembalikan semua apa yang telah dilontarkan Rizieq Shihab sebelumnya. Mengaduk-aduk perasaan Rizieq Shihab tanpa kenal ampun lagi. Mengatakan julukan imam besar hanya isapan jempol semata.

Nota pembelaan Rizieq Shihab atau pledoinya memang acap menyerang banyak pihak. Seolah digunakan yang bersangkutan untuk membangun narasi kepada pengikutnya.

Dia ingin menunjukkan kepada semua orang kalau dirinya masih ada, kuat dan menyengat. Tapi sebetulnya secara psikologis Rizieq Shihab sedang depresi berat.

Rizieq Shibab masuk perangkap, nota pembelaan yang seharusnya digunakan sebaiknya untuk membangun citra dengan bahasa dan tata kalimat yang sopan, dan dapaat meringankan hukuman justru yang keluar sebaliknya sangat kasar, ngawur asal sembur.

Jaksa yang tentu sudah sangat berpengalaman di bidangnya dan sudah terbiasa menghadapi para terdakwa yang duduk di kursi pesakitan, sangat mudah mematahkan argumentasi Rizieq Shihab.

Terlebih yang disampaikan Rizieq Shihab isinya sebagian besar menyerang pihak lain. Tentu ini semakin mempermudah pekerjaan jaksa dan kemudian mengembalikannya dengan sangat elegan.

Kini Rizieq yang konon dijuluki singa dari timur itu hanya bisa terpekur merenungi nasibnya yang jauh dari kata mujur.

Julukan singa dari timur dan juga nama sebagai imam besar tak dapat membantunya. Justru julukan-julukan yang disandangnya membebani jalan hidupnya. Berjalan terseok-seok butuh belas kasihan.

Masyarakat semakin dibukakan saja watak asli dia yang sesungguhnya di balik jubah dan sorbannya yang menjuntai menyapu lantai

Demikian, salam




S: Anton cahaya


Nama

Berita,1649,Internasional,131,kesehatan,4,Nasional,1562,O,4,OPINI,19,Pilihan Editor,4,Religi,2,
ltr
item
ONEinNews.com : Senjata Makan Tuan, Rizieq Shihab Megap-Megap Dikuliti Jaksa
Senjata Makan Tuan, Rizieq Shihab Megap-Megap Dikuliti Jaksa
https://1.bp.blogspot.com/-he3iEsLymIU/YMluRze-xEI/AAAAAAAAO38/BrGlfNWnVTE0NPcuNA5p8mTWHXemnqSnQCLcBGAsYHQ/w640-h466/IMG_20210616_102045.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-he3iEsLymIU/YMluRze-xEI/AAAAAAAAO38/BrGlfNWnVTE0NPcuNA5p8mTWHXemnqSnQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h466/IMG_20210616_102045.jpg
ONEinNews.com
https://www.oneinnews.com/2021/06/senjata-makan-tuan-rizieq-shihab-megap.html
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/2021/06/senjata-makan-tuan-rizieq-shihab-megap.html
true
779480630151985486
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy