Ternyata Bukan Sekali Ini Saja Haikal Hassan Sembarangan Koar-Koar ,Takut dan Hapus Cuitan

ONEINNEWS.COM - Kalau pembaca sudah cukup lama mengenal Haikal Hassan dan sudah paham gaya koar-koarnya, pasti sudah tahu bukan sekali ini ...



ONEINNEWS.COM - Kalau pembaca sudah cukup lama mengenal Haikal Hassan dan sudah paham gaya koar-koarnya, pasti sudah tahu bukan sekali ini saja dia mengeluarkan ucapan yang bermasalah, kontroversial dan provokatif.

Sudah beberapa kali dia dilaporkan, tapi sampai saat ini dia masih aman-aman saja.

Yang terbaru adalah dia dilaporkan soal pembatalan haji. Cuitannya sudah dihapus, tapi masih menyebar di media sosial.


 
Tahun 2019 lalu, Haikal Hassan juga membuat masalah serupa. Saat itu dia dia ditunjuk menjadi jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno.

Dia menyebut, ada 13 juta orang gila yang nyoblos lewat akun Twitter pribadinya.

"Katanya org gila nyoblos ada 13juta. Trus ada video nya? Ada catatannya? Ada formulir C1 nya? Masa gak ada yg rekam? Mana 13juta itu? Allah saja tak memberi kewajiban apa2 thd orang gila... anda malah waiibkan ikut nyoblos. Yg gila siapa ya? Mudah2an yg curang menjadi gila..." tulisnya.

KPU langsung meluruskan cuitan Haikal Hassan dan menyebut semua itu hoax.

Haikal Hassan kemudian meminta maaf atas cuitannya. Dia mengaku salah kutip terkait data pemilih gila yang mencoblos pada Pemilu 2019. Cuitannya pun dihapus.

Sebelumnya, dia juga pernah dilaporkan soal mimpi bertemu dengan Rasul.

Tahun 2018, dia juga pernah dilaporkan ke polisi.

Forum Komunikasi Alawiyin melaporkannya ke Polda Metro Jaya atas dugaan kasus menyebar ujaran kebencian melalui media sosial.


 
Husin Shahab mengatakan, Haikal dilaporkan karena dianggap telah melecehkan keturunan Nabi Muhammad SAW yang disebut habib.

Dalam tulisan di Twitter itu, Haikal mengatakan, ”Jadi habib bukanlah keturunan Nabi Muhammad SAW, melainkan keturunan Abi Thalib yang masih kafir ketika wafatnya.”

"Ujaran kebencian dari Haikal Hasan ini menyebabkan kawan-kawan para habib tersinggung dan merasa dia memprovokasi. Karenanya, kami bersama kawan-kawan Forum Komunikasi Alawiyin melaporkan Haikal Hasan," kata Husin.

Tambahan lagi. Dia juga pernah membuat cuitan di mana Rizieq memimpin doa saat pemakaman Mbah Moen di Mekkah, Arab Saudi, tahun 2019 lalu. Banyak yang bilang itu adalah hoax. Benar tidaknya, cukup dengan fakta ini, cuitannya juga dihapus.

Tapi hingga saat ini Haikal masih santai saja. Tapi yang paling parah adalah, dia sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda berubah. Perilakunya masih tetap sama, suka membuat narasi jahat dan membuat keributan. Kalau tidak bermasalah, dia akan terus begitu. Kalau bermasalah, paling hanya minta maaf karena keliru, hapus cuitan, besoknya kambuh lagi kalau ada kesempatan.

Kalau dia benci dengan pemerintah, silakan nyinyir sepuasnya sampai mulut kering. Tapi kalau sudah menjurus ke potensi membuat kegaduhan, maka dia harus ditindak tegas apa pun alasannya.

Isu sensitif seperti pembatalan haji, kalau dipelintir bisa berbahaya. Ini terkait agama. Banyak yang sudah antre selama bertahun-tahun. Tanpa rumor dan hoaks pun, banyak yang pastinya kecewa karena kembali gagal berangkat haji. Apalagi dikompori dengan bumbu polemik dana haji, dan spekulasi lainnya, pasti akan membuat situasi makin runyam.

Isu terkait agama ini tidak boleh digesek apalagi disengaja oleh pihak-pihak tertentu. Dampaknya sangat besar. Bisa membuat banyak orang benci kepada pemerintah.

Untuk itu, sebagai contoh pertama, kalau Haikal dilaporkan, cobalah usut dengan serius. Orang ini sudah terlalu lama dibiarkan seenaknya, makanya seringkali bicara ngawur tak dipikir lebih dulu. Jangan biarkan negeri ini digesek dengan isu-isu sensitif hingga terbakar.

Kalau tidak percaya, coba tanya, berapa banyak orang yang percaya dengan isu pembatalan haji yang mereka sebarkan? Tanpa perlu survei resmi pun, pasti ada yang percaya dan mengutuk pemerintah jahat. Dalam jumlah banyak, bukankah ini berbahaya? Pemerintah harusnya jangan diam saja dan serius menempuh langkah hukum kepada siapa pun yang memainkan narasi mengerikan seperti ini.

Terbukti dia sudah berkali-kali membuat pernyataan ngawur lalu minta maaf. Kalau tidak ditindak tegas, mungkin next time bakalan kambuh lagi keinginan untuk berbuat keributan seperti ini.

Di Twitter pun sudah menggema tagar #TangkapHaikalHassan dan menjadi trending. Bisa jadi dia panik. Tapi kalau lolos, ya udah, besok-besok mungkin diulangi lagi. Begitu seterusnya entah sampai kapan. Makanya makin lama makin parah ini orang.

Bagaimana menurut Anda




S: Xhardy


Nama

Berita,1649,Internasional,131,kesehatan,4,Nasional,1562,O,4,OPINI,19,Pilihan Editor,4,Religi,2,
ltr
item
ONEinNews.com : Ternyata Bukan Sekali Ini Saja Haikal Hassan Sembarangan Koar-Koar ,Takut dan Hapus Cuitan
Ternyata Bukan Sekali Ini Saja Haikal Hassan Sembarangan Koar-Koar ,Takut dan Hapus Cuitan
https://1.bp.blogspot.com/-XXetCciRfHQ/YL-Eyg_cs2I/AAAAAAAAOmg/iQRERrqN_d8SGiCwdNd0VSr5WJsviw_ygCLcBGAsYHQ/w640-h430/JkiMrwLVE9-feature.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-XXetCciRfHQ/YL-Eyg_cs2I/AAAAAAAAOmg/iQRERrqN_d8SGiCwdNd0VSr5WJsviw_ygCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h430/JkiMrwLVE9-feature.jpeg
ONEinNews.com
https://www.oneinnews.com/2021/06/ternyata-bukan-sekali-ini-saja-haikal.html
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/2021/06/ternyata-bukan-sekali-ini-saja-haikal.html
true
779480630151985486
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy