Sosok Albertina Ho, Hakim yang Tegas, Tertawa Saat Dengar Cuplikan Eksepsi Putri Chandrawathi

ONEINNEWS.COM - Sosok Albertina Ho kini menuai sorotan di tengah kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua alias Brigadir J. Albertina Ho m...



ONEINNEWS.COM - Sosok Albertina Ho kini menuai sorotan di tengah kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua alias Brigadir J.

Albertina Ho merupakan sosok hakim yang low profile, tapi tegas dan dingin.

Albertina Ho pun diundang menjadi narasumber di Program Rosi yang dipandu Rosiana Silalahi tayang di Kompas TV kemarin, Kamis (21/10/2022).

Dalam tayangan itu Albertina Ho turut memberi pandangannya terkait kasus yang tengah menyita atensi publik itu yaitu kasus yang menyeret nama besar petinggi Polri Ferdy Sambo.

Sosok Albertina Ho di dalam dunia hukum memang sangat dikenal.

Bahkan, Albertina Ho diketahui mendapat julukan sebagai Srikandi Hukum, yakni karena ketegasannya dalam persidangan.

Namanya sempat mencuat ketika mengadili kasus mafia pajak Gayus Tambunan, juga mafia hukum jaksa Cirus Sinaga.

Sejak akhir 2019 dia tak lagi memimpin persidangan, setelah diangkat menjadi Dewan Pengawas KPK.

Albertina Ho memberi pandangan pada kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, yang menyeret Ferdy Sambo, Putri Candrawati, Kuat Maruf, Bripka Ricky Rizal, dan Bharada Richard Eliezer.

Sebagai hakim senior, dengan lugas menelaah sidang dakwaan dan eksepsi yang baru saja selesai digelar.

Poin terpenting yang disampaikan adalah, walau punya jabatan yang tinggi, tapi seseorang itu tidak bisa main hakim sendiri.

Dia juga memberikan pandangan soal narasi pelecehan yang disebut pihak terdakwa terjadi di Magelang, yang menurut Albertina, itu harus bisa dibuktikan pihak terdakwa di persidangan, kalau memang ada kejadianya.

Berikut biodata Albertina Ho, hakim tegas yang Tribun kutip dari berbagai sumber.

Nama lengkap: Albertina Ho SH MH

Tempat lahir: Kepulauan Aru

Tanggal lahir: 11 Januari 1960

Pendidikan S1: Universitas Gadjah Mada

Pendidikan S2: Universitas Jenderal Soedirman

Jabatan saat ini: Anggota Dewan Pengawas KPK

Low Profile dan Tolak Penghargaan

Albertina Ho adalah sosok hakim yang low profile, tapi tegas dan dingin.

Dia menolak dapat julukan Srikandi Hukum, dengan alasan banyak yang lebih berhak dengan julukan itu.

Dia juga pernah menolak saat masuk nominasi Yap Thiam Hien Award 2011.

Untuk diketahui, Yap Thiam Hien Award adalah sebuah penghargaan untuk orang yang dianggap berjasa dalam penegakan HAM.

Albertina Ho bertemu panitia untuk menjelaskan apa yang jadi alasannya.

Dia mengatakan tidak bisa menerima penghargaan, salah satunya karena dalam kode etik, tidak memperbolehkan hakim mencari popularitas.

"Jangan sampai penghargaan itu menjadi dikesankan orang saya mencari popularitas," kata Albertina, yang dikutip dari Kompas.

"Saya katakan bahwa, saya juga terima kasih sekali, tapi, Saya itu mohon maaf, saya merasa, Saya masih terlalu kecil dibandingkan dengan penghargaan yang begitu besar itu," tutur Albertina.

Eksepsi Putri Candrawathi Soal Peristiwa di Magelang Buat Hakim Albertina Ho Tertawa

Albertina Ho seorang hakim perempuan tertawa saat mendengar cuplikan eksepsi Putri Candrawathi soal peristiwa di Magelang dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Albertina Ho menjadi narasumber di program Rosi, tayang di Kompas TV, yang mengulas kasus Putri Candrawati dkk.

Pada acara tersebut, Rosiana Silalahi selaku host, meminta tanggapan Albertina terkait narasi dari pihak kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawati, yang pada saat eksepsi menyebut ada pelecehan di Magelang.

Ada dua kalimat dalam eksepsi Putri Candrawati yang dianggap kurang sinkron, yakni narasi Brigadir Yosua Hutabarat mengancam akan menembak, dan kalimat Yosua 'tolong bu, tolong bu'.

"Orang kalau minta tolong berarti dia dalam posisi lemah. Kemudian ada kalimat mengancam menembak Ferdy Sambo dan anak-anak. Wajar?" tanya Rosiana kepada Albertina Ho.

Terlihat Albertina Ho tertawa beberapa saat setelah mendengarkan dua kalimat tersebut.

"Kalimat-kalimat seperti itu, mustinya dibuktikan ya oleh penasihat hukum bahwa ada suatu peristiwa di Magelang," ungkap Albertina.

Kalau memang pihak Ferdy Sambo mengharapkan narasi pelecehan itu memiliki nilai, harus dibuktikan oleh mereka di persidangan.

"Kalau dia tidak bisa membuktikan kalimat-kalimat itu, akan jadi pertimbangan bagi hakim. Masuk akal atau tidak (terjadi peleceh), ungkapnya.

Diterangkan Albertina, kalaupun memang terjadi di Magelang peristiwa pelecehan, bukan berarti menjadi pembenaran untuk melakukan tindak pidana pembunuhan.

Seharusnya, ucap dia, kalau terjadi pelecehan seperti yang disampaikan itu, korban segera lapor ke polisi.

Albertina lebih jauh menjelaskan, antara kasus dugaan pelecehan di Magelang dengan pembunuhan berencana adalah dua hal yang berbeda.

"Harusnya kalau pelecehan seksual dilaporkan. Kalau ini jadi pembunuhan berencana, maaf ngomong, kok kita main hakim sendiri, mengadili sendiri," jelasnya.

Dia menyebut, harusnya, betapapun seseorang memiliki jabatan, tidak bisa bertindak semena-mena.

Bila ada perbuatan pidana, maka selesaikan secara hukum.

"Jangan kita selesaikan sendiri," jelasnya.

Saat ini, ada dua perpektif untuk melihat posisi Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat ini.

Ada yang melihat sebagai korban pelecehan seksual, dan ada juga yang melihat sebagai otak pembunuhan berencana, sebab ceritanya yang memicu kasus Duren Tiga.

Istri Ferdy Sambo itu juga disebut mengalami trauma karena pelecehan.

Namun Albertina menyebut, trauma tak hanya disebabkan oleh pelecehan saja.

"Bisa juga faktor lain, tidak hanya satu penyebab," ucapnya.

"Misalnya karena mendengar tembakan berkali-kali? tanya Rosi.

"Iya," jawab Albertina. Hal itu nanti bisa diuji di persidangan, bila hakim yang memimpin sidang meminta jaksa menghadirkan ahli independen.

S: tribunnews


Nama

Berita,1649,Internasional,131,kesehatan,4,Nasional,1562,O,4,OPINI,19,Pilihan Editor,4,Religi,2,
ltr
item
ONEinNews.com : Sosok Albertina Ho, Hakim yang Tegas, Tertawa Saat Dengar Cuplikan Eksepsi Putri Chandrawathi
Sosok Albertina Ho, Hakim yang Tegas, Tertawa Saat Dengar Cuplikan Eksepsi Putri Chandrawathi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmfqGUK9SmxGy6xwh2WyKShsXHZ687XuEPQMbj3lA0Uo2NjK_ht67CebqsfKxB1EMUfilYmfE0qWwLAOCLRZjqljw8xDNjewwh52OfwwzdWo26yGU2x6P3NzjvSblZvuPJ-gQ1OwDxcAl-Kc0QZawWVobQ807wUEVevXMOCQHdejtVnBWZim_F5_Qd/w640-h356/IMG_20221023_204552.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmfqGUK9SmxGy6xwh2WyKShsXHZ687XuEPQMbj3lA0Uo2NjK_ht67CebqsfKxB1EMUfilYmfE0qWwLAOCLRZjqljw8xDNjewwh52OfwwzdWo26yGU2x6P3NzjvSblZvuPJ-gQ1OwDxcAl-Kc0QZawWVobQ807wUEVevXMOCQHdejtVnBWZim_F5_Qd/s72-w640-c-h356/IMG_20221023_204552.jpg
ONEinNews.com
https://www.oneinnews.com/2022/10/sosok-albertina-ho-hakim-yang-tegas.html
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/2022/10/sosok-albertina-ho-hakim-yang-tegas.html
true
779480630151985486
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy