Anies Baswedan Dijemput Paksa KPK Gegara Terseret Korupsi Bansos DKI Jakarta Rp 2,85 Triliun, Ini Fakta Sebenarnya!

ONEINNEWS.COM - Kabar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Anies Baswedan atas kasus korupsi bansos DKI Jakarta, beredar di media s...



ONEINNEWS.COM - Kabar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Anies Baswedan atas kasus korupsi bansos DKI Jakarta, beredar di media sosial.

Diketahui, isu korupsi dana bantuan sosial (bansos) Covid-19 DKI Jakarta tahun 2020 memang sedang heboh di jagat maya. Tak tanggung, total dugaan kerugian yang ditimbulkannya mencapai Rp 2,85 triliun.

Isu korupsi bansos DKI Jakarta ini awalnya dihembuskan akun Twitter @kurawa. Meski akun tidak menyebutkan satu nama pun, publik mengaitkan dugaan korupsi ini dengan era pemerintahan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pasalnya, Anies masih menjabat ketika bansos Covid-19 tersebut diadakan.

Sampai sekarang, perkara tersebut masih menjadi bola liar, membuat video unggahan kanal YouTube ANALISIS POLITIK berikut ini menjadi viral. Pasalnya video itu mengklaim Anies dijemput paksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat dugaan korupsi dana bansos.

2,85 Triliun Dana Bansos DKI Digelapkan, KPK Jemput Paksa Anies Baswedan...!!!" begitulah judul yang tertera di video, dikutip pada Jumat (13/1/2023).

Sementara di thumbnail-nya terlihat tumpukan uang yang dikelilingi oleh sejumlah jaksa. Selain itu terlihat pula Anies yang duduk di atas kursi roda dengan rompi oranye dan peci hitam.

"Terseret Korupsi Bansos DKI. KPK Jemput Paksa Anies Baswedan," tulis pemilik video di thumbnail-nya.

Benarkah kabar Anies dijemput KPK?

Berdasarkan penelusuran Cek Fakta Suara.com, video tersebut ternyata sama sekali tidak membahas penangkapan paksa Anies Baswedan akibat dugaan korupsi bansos Covid-19.

Justru video tersebut menarasikan utas milik akun Twitter @kurawa mengenai dugaan korupsi bansos Covid-19 DKI Jakarta tahun 2020.

Video juga silih berganti menampilkan klip kegiatan Anies ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Bukan hanya itu, klip penyitaan barang bukti berupa tumpukan uang tunai terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bahan bakar minyak jenis high speed diesel/solar di PT PLN (Persero) juga kerap ditampilkan.

Terdapat pula kutipan pernyataan dari Presiden Joko Widodo hingga sejumlah aktivis antikorupsi, tetapi bukan untuk menanggapi isu dugaan korupsi bansos Covid-19 DKI Jakarta ini.

Di sisi lain, KPK telah membuka ruang untuk masyarakat melaporkan dugaan adanya tindak pidana korupsi, termasuk terkait bansos Covid-19.

Sementara Pemprov DKI Jakarta telah membantah dugaan korupsi tersebut. Plt Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Fitria Rahadiani menyatakan 1.000 ton beras rusak di Gudang Pulogadung, Jawa Timur tersebut milik Perumda Pasar Jaya.

"Stok beras di Pulo Gadung itu merupakan sisa stok dari usaha retail perusahaan. Perumda Pasar Jaya akan melaksanakan lelang bekerja sama dengan kantor lelang di akhir Januari ini," terang Fitria, Jumat (13/1/2023).

Hingga kini nama Anies tidak terseret dalam kasus dugaan korupsi yang masih berupa isu simpang siur di media sosial tersebut.

KESIMPULAN

Berdasarkan penelusuran di atas, video unggahan kanal YouTube ANALISIS POLITIK tersebut tidak menampilkan konten yang sesuai dengan narasinya.

Faktanya video tidak menapilkan informasi mengenai penangkapan paksa Anies Baswedan akibat dugaan korupsi bansos Covid-19.

 Selain itu tidak ada pula informasi kredibel mengenai penangkapan Anies terkait dengan dugaan kasus tersebut.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa video viral tersebut memuat konten hoaks.

S:Suara.com 


Nama

Berita,1649,Internasional,131,kesehatan,4,Nasional,1562,O,4,OPINI,19,Pilihan Editor,4,Religi,2,
ltr
item
ONEinNews.com : Anies Baswedan Dijemput Paksa KPK Gegara Terseret Korupsi Bansos DKI Jakarta Rp 2,85 Triliun, Ini Fakta Sebenarnya!
Anies Baswedan Dijemput Paksa KPK Gegara Terseret Korupsi Bansos DKI Jakarta Rp 2,85 Triliun, Ini Fakta Sebenarnya!
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxSKbkX9ikPYyKEP2_mWn8c2H3QgkOMcuSfXFny_s_SnaSiSwgDOPlelmhiXIOTaI6Ph7LaCPm8IWq9nPfVvne13sBKl1zaxLGamZY_c_NZwhoYxekBDclPGseg8pxxpxaS1Y8_bxcJeeTV4wOYAKNzSvYhz8kSFt3YIUxdi-ZTzu4uJXk0Nz2X8cAGA/w640-h372/5DF3D933-5600-405F-B4C2-1882353E1BA7.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxSKbkX9ikPYyKEP2_mWn8c2H3QgkOMcuSfXFny_s_SnaSiSwgDOPlelmhiXIOTaI6Ph7LaCPm8IWq9nPfVvne13sBKl1zaxLGamZY_c_NZwhoYxekBDclPGseg8pxxpxaS1Y8_bxcJeeTV4wOYAKNzSvYhz8kSFt3YIUxdi-ZTzu4uJXk0Nz2X8cAGA/s72-w640-c-h372/5DF3D933-5600-405F-B4C2-1882353E1BA7.jpeg
ONEinNews.com
https://www.oneinnews.com/2023/01/anies-baswedan-dijemput-paksa-kpk.html
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/
https://www.oneinnews.com/2023/01/anies-baswedan-dijemput-paksa-kpk.html
true
779480630151985486
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy